Cerita

Sehat dan Bugar dengan Bekam Sebulan Sekali

Saat saya ditanya, terapi kesehatan apa yang bagus dan biasa saya lakukan, maka tak lain dan tak bukan adalah bekam. Karena maa syaa Allah, di tubuh saya manfaatnya luar biasa. Dan di tengah kesibukan saya yang padat, tentunya saya mudah lelah dan gampang terserang penyakit. Atas izin Allah, bekam membuat saya lebih sehat dan bugar. Makanya, sebulan sekali in syaa Allah saya rutin lakukan.

Teman-teman sendiri bagaimana? Ada yang sudah pernah mencoba bekam, belum? Buat yang belum, biasanya saya suka ditanya, “Sakit gak?” maka jawabannya, engga kok, cuma sedikit saja kaya digigit semut. Dan sakitnya juga gak seberapa, bekasnya mudah hilang setelah seminggu, namun manfaatnya banyak sekali untuk kesehatan tubuh kita. Diantaranya nih ya:

  1. Melancarkan peredaran darah

Sudah terkonfirmasi oleh ahli kesehatan dunia, bekam memiliki manfaat untuk melancarkan peredaran darah. Karena saat melakukan bekam, darah-darah kotor akan terangkat dan keluar dari kulit. Selanjutnya, aliran darah menjadi lancar dan kita terhindar dari berbagai penyakit dalam. In syaa Allah

  1. Mengatasi kelelahan

Faktanya, terapi bekam dapat memindahkan posisi otot dan itu berguna sekali untuk meredakan ketegangan otot karena kelelahan. Relaksasi otot yang dirasakan selama bekam akan menenangkan saraf dan mengeluarkan hormon seretonin yang membuat badan lebih segar dan mood lebih ceria.

  1. Menghilangkan rasa nyeri
  2. Mengobati migran
  3. Mengobati tekanan darah tinggi
  4. Terapi jerawat dan eksim
  5. Dan masih banyak lagi…

Dan tak hanya memiliki manfaat untuk kesehatan, namun terapi bekam sendiri dianjurkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang mana terdapat dalam beberapa hadist. Diantaranya:

“Kesembuhan itu ada pada tiga hal : minum madu, sayatan pisau bekam, dan terapi besi panas (Kay). Namun aku melarang umatku melakukan Kay”. (HR. Bukhori)

Beliau juga bersabda,

“Sesungguhnya metode pengobatan yang paling ideal bagi kalian adalah hijaamah (bekam) dan al-fashdu (venesection).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat yang lain, dari Ibnu ‘Abbas, sesungguhnya setiap kali Nabi shallallahu’alaihi wasallam melewati sekumpulan Malaikat pada waktu mi’raj, pada malaikat itu selalu berpesan, “Hendaknya engkau membiasakan diri melakukan al-hijaamah.”

Beliau juga mengatakan, “Jibril memberitahu padaku bahwa hijaamah merupakan pengobatan paling bermanfaat bagi manusia”.

Banyak sekali hadits yang memotivasi kita untuk bekam. Makanya, ulama ada yang berpendapat bahwa bekam itu sunnah (pendapat Syekh Abu Ishaq Al Huwaini), dan ada juga yang berpendapat bahwa bekam itu mubah (pendapat syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, syaikh Abdul Muhsin Al-Badr, syaikh Shalih Al-Fauzan, Abdul Aziz bin Abdullah Ar Rajihi, Syaikh Abdurrahman bin Nashir al Barrak). Dan pendapat yang rajih adalah bekam merupakan ibadah mubah, karena bekam bukan murni memiliki manfaat duniawi bukan ukhrawi berupa pahala.

Namun menurut beberapa referensi yang saya ketahui, bekam bisa bernilai ibadah melalui dua hal berikut ini:

  1. Membenarkan pesan Malaikat dan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tentang menfaat bekam sendiri,
  2. Diniatkan agar memiliki fisik yang sehat dan energik untuk melakukan ibadah. (Orang yang meniatkan amalan mubah untuk menguatkan fisiknya melakukan ibadah, maka akan bernilai pahala).

 

Teuku Wisnu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

v

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *