Cerita Sehari-hari

Post image

Jadikan Abi, Cinta Pertama Hawwa & Shafiyyah Selamanya

Jadikan Abi, Cinta Pertama Hawwa & Shafiyyah Selamanya

“A Father is a daughter first love”. Satu kalimat yang mengandung arti sangat dalam. Bagaimana, seorang ayah menjadi cinta pertama untuk anak-anak perempuannya. Cinta yang tumbuh karena anak-anak merasakan kasih sayang, rasa aman, rasa nyaman dan dihujani perhatian yang tercurahkan dari seorang ayah. Hingga akhirnya, terjalin keakraban dan menjadikan ayah adalah sosok yang dapat diandalkan dan juga cinta pertamanya, sebelum kelak dia merasakan cinta dari laki-laki lain. Maa Syaa Allah...

Secara penggambaran, indah sekali ya, teman-teman. Namun pada kenyataannya, tak sedikit hubungan ayah dan anak perempuan yang tidak terlalu kuat. Salah siapa? Salah anak? Bukan, mungkin ayah terlalu sibuk dan sulit membagi waktu untuk menghabiskan waktu bersama anak perempuannya, hingga akhirnya dia tumbuh dewasa dan hubungan makin terasa hambar rasanya. Tak menyenangkan, atau segan untuk sekedar curhat atau berbagi cerita. Dan ketika si anak jatuh cinta, maka lawan jenisnya tersebutlah yang ia sebut dengan, “Cinta Pertama”.

Dan kenyataan tersebut, rasanya tak ingin terjadi ke anak-anak perempuan saya, Hawwa & Shafiyyah. Dan saya pun yakin, teman-teman yang membaca tulisan ini juga tak menginginkan hal yang sama. Untuk itu teman-teman, kiranya kita sebagai ayah harus berperan aktif dalam mendampingi putri-putri kita dalam masa tumbuh kembangnya.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

. . Dialog pagi bersama putriku. Abi : first love Hawwa siapa?? Hawwa : Abi Abi : first love abi siapa?? Hawwa : Hawwa. Abi : 😅😅😅❤️❤️❤️ Love u Kakak sholehah

A post shared by teuku wisnu (@teukuwisnu) on

 

Adapun hal-hal yang mesti kita ingat agar kita selalu bersemangat dalam membersamai putri-putri kecil kita, berikut tips dari saya. Diantaranya;

  1. Tak ada cinta yang lebih besar dari seorang laki-laki melebihi cinta ayah kepada putrinya

Ingatlah, saat putri kita lahir ke dunia, dialah yang membuat kita jatuh cinta. Kita mencintainya tanpa batas dan tak kenal pamrih. Meski kelak nantinya ada laki-laki lain yang bilang kepada dia, “aku cinta sentengah mati”, maka ayah lah yang benar-benar mencintai putrinya hingga mati, tanpa setengah-setengah.

  1. Ayah bukan hanya tulang punggung, tapi juga super hero bagi semua anak-anaknya

Memang betul, kewajiban kita adalah menafkahi keluarga. Tapi lebih dari itu, kita adalah sosok super hero bagi mereka, terutama anak-anak. Ayah-lah orang yang dinilai paling bisa diandalkan untuk melindungi menjaga & melindungi mereka. Dan nantinya, kelak ketika putri-putri kita memilih lelaki pilihannya, kita lah yang paling khawatir apakah orang tersebut bisa menjaga & melindungi putri kita.

  1. Punggung & tangan seorang Ayah adalah tempat yang paling nyaman untuk putrinya

Teman-teman, siapa di sini yang suka main kuda-kudaan sama anak-anaknya? Kalau saya, terbiasa bermain ini. Bukan hanya ke Hawwa & Shafiyyah namun juga ke Adam. Betapa cerianya anak-anak kita saat mereka kita ajak main kuda-kudaan. Permainan sederhana yang cukup bikin kita olahraga hehe. Tapi maa syaa Allah, kelak saat nanti mereka dewasa, mereka akan merindukan permainan tersebut. Sehingga, saat mereka terluka atau tak ceria, ayah-lah yang menjadi tempat ternyaman untuk ceria.

Dan tak hanya punggung, tangan Ayah juga ajaib bagi anak-anak kita. Dahulu, kita gunakan untuk menggendong atau menuntunnya berjalan. Kelak ketika dia dewasa, kita gunakan untuk menggegam tangan laki-laki pilihannya yang kelak akan berjanji di hadapan Rabbul Izzati dan para saksi.

  1. Sosok Ayah adalah panutan bagi putri-putrinya dalam hal kekuatan & kemandirian

Meski anak-anak kita adalah perempuan, namun tak melulu kita memperlakukan mereka dengan dimanja. Ada saatnya, seorang ayah harus menanamkan rasa kemandirian dan kekuatan kepada putrinya. Memang, ayah adalah pelindung & penjaga bagi mereka, namun ayah pun tak selalu ada di samping mereka. Maka, kiranya kita sebagai ayah harus membimbing mereka untuk mandiri, percaya diri & kuat dalam menghadapi situasi.

Itulah keempat tips dari saya agar saya selalu bersemangat membangun hubungan akrab dengan Hawwa & Shafiyyah. Teman-teman yang lain ada tips, saran atau pesan nasihat lainnya tidak? Kalau ada, boleh sharing di kolom komentar ya...

 

Dear Hawwa & Shafiyyah,
Betapa sayangnya Abi sama kalian berdua,
Tak terkecuali juga sama abang Adam pastinya.
Nak, Percayalah.. kalian adalah segalanya.
Cinta Abi ke Mami dan kalian tak ada batasnya.
Kalianlah penyemangat dalam usaha,
Kalianlah nama-nama yang Abi sebut dalam doa.

Dear Hawwa & Shafiyyah,
Abi berusaha memberikan yang terbaik buat keluarga,
Abi ingin, kalian jadikan abi cinta pertama.
Yang kalian butuhkan setiap waktunya,
Di saat bahagia atau sedih mendera.
Meskipun kelak ketika dewasa kalian bersamanya,
Seorang lelaki yang membuat kalian jatuh cinta,
Tapi tetaplah, jadikan Abi yang pertama ya..

 

Abi sayang kalian...

 

Teuku Wisnu