Bisnis

MALANG STRUDEL YANG BERSEJARAH KAMI TUTUP

Masih teringat jelas dalam kenangan saya, atas izin Allah Ta’ala, bagaimana saya dan tim yang solid membangun bisnis Malang Strudel ini. Bisnis oleh-oleh kekinian artis yang menjadi pionir berdirinya bisnis-bisnis kue artis lainnya di berbagai kota di Indonesia.

Mengapa saya memilih Malang?, Pertama: karena qadarullah, saya dipertemukan dengan partner yang memang orang asli Malang. Dialah Sam Donny Kris . Dari instagramnya aja sudah jelas, dia Arek Malang! Dengan ciri khas tata bahasanya yang terbalik ‘Sam’ itu artinya ‘Mas’ hehehe. Dengan beliau dan satu partner saya yang lain, kami membangun bisnis Malang Strudel.

Kedua, kami meriset terlebih dahulu, kota mana yang cocok untuk bisnis, dan hasil riset kami jatuh pada Malang. Maa syaa Allah, traffic wisatawan lokal yang datang ke Malang tinggi sekali. Banyak sekali masyarakat Indonesia yang datang dari segala penjuru ke Malang. Memang, Malang memang memiliki daya tarik tersendiri.

Ketiga, karena saya sering bolak balik ke Malang, lama-lama saya jatuh cinta dengan kotanya, keindahan alamnya (banyak lho pantai-pantai atau keindahan alam lain yang tersembunyi, asri dan belum banyak dikenal ada di Malang), kesejukan udaranya, kulinernya dan juga keramah tamahan arek-arek Malang yang maa syaa Allah selalu saya rindukan. Malang, menyimpan berjuta kenangan di hati saya.

Untuk itu, saya dan tim mau menghadirkan sesuatu yang BARU dan PERTAMA di Malang, agar bagi siapapun yang datang ke Malang, tak hanya pulang dengan membawa kenangan, namun juga sesuatu yang menyenangkan dan mengenyangkan serta membawa kebahagiaan. Maka, terbentuklah MALANG STRUDEL  

Adapun ide untuk menciptakan pastry asal Austria ini, yaitu ketika saya dan istri ke Eropa dan mencoba Strudel yang segar dan berisikan apel. Kami langsung jatuh cinta pada setiap gigitan strudel tersebut, dan pas sekali, karena saat itu saya sering ke Malang dan tau, bahwasannya Malang merupakan penghasil apel, maka tercetuslah untuk mengenalkan kue lezat ini ke Malang, namun diolah dan diproses dengan cita rasa khas Malang oleh chef professional.

Dan Maa Syaa Allah Tabarakallah, sejak 24 Desember 2014 lalu hingga saat ini (sudah 6 tahun) atas izin Allah Strudel Malang telah berdiri. Kami sudah memiliki banyak outlet yang tersebar di seluruh kota Malang. Dan isi outlet kami pun tak hanya strudel produksi kami saja, namun juga ada cemilan dan makanan khas Malang yang diproduksi oleh UKM dan UMKM masyarakat Malang. Kami ingin, agar pertumbuhan ekonomi di kota Malang semakin lancar dan kami berharap kepada Allah Ta’ala agar kami bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk anak-anak muda berbakat di Malang.

BERJUTA KENANGAN DAN CERITA….

Sejak hadirnya outlet pertama Malang Strudel, maa syaa Allah banyak sekali respon positif yang kami terima. Dan kami pun sangat tidak menyangka, bahwa antusias penerimaan masyarakat Malang dan wisatawan yang ingin mencoba strudel sungguh luar biasa. Maka dari itu, awal mula kami mendirikan satu outlet yang kecil, kini berekspansi menjadi beberapa outlet besar dengan parkir yang luas berdiri. Alhamdulillah…

Dan semua berawal dari sini, MALANG STRUDEL SINGOSARI…..

Outlet ini, sangat bersejarah sekali bagi kami, karena memang kami pertama kali buka di Singosari. Dulu outlet ini, kecil sekali, hanya beberapa petak saja. Yang mana saat pelanggan masuk pintu, sudah terlihat meja kasir di hadapannya. Dan atas izin Allah, pelanggan kami banyak sekali dan menjadi salah satu outlet TERAMAI. Untuk itu, demi kenyamanan bersama, kami putuskan untuk meng-upgrade outlet ini menjadi besar (walaupun agak bergeser sedikit tempatnya, namun tetap di Singosari) dengan parkiran yang luas untuk bus-bus besar.

Namun sekarang, SEMUA TINGGAL CERITA, tak ada lagi outlet Malang Strudel Singosari, karena kami terpaksa menutupnya. Sedih? Jelas, karena berbagai kenangan dan perjuangan semua terekam di sana. Namun, saya pahami, ALLAH LEBIH TAU APA YANG TERBAIK UNTUK KAMI. Karena sesuatu yang kami anggap buruk, bisa jadi itu yang baik. Dan sesuatu yang kami rasa menyedihkan, bisa jadi itu AWAL DARI HAL YANG MEMBAHAGIAKAN.

 

Untuk itu, kami membuka lembaran baru kembali dengan semangat yang lebih baru lagi. Kami putuskan untuk menutup outlet Singosari karena memang sejak tahun 2019, outlet kami terdistrupsi pembuatan jalan tol menuju Malang, yang mana membuat wisatawan lebih memilih langsung masuk tol Malang melalui exit tol Singosari. Dan juga tak bisa dipungkuri, efek pandemi saat berimbas pada sektor usaha dan membuat outlet kami yang tadinya padat pengunjung menjadi sepi kian hari.

Tapi, seperti yang saya katakan sebelumnya, ALLAH LEBIH TAU APA YANG TERBAIK UNTUK KAMI. Maka, kami tak putus harapan dalam berikhtiar mencari rezeki-Nya yang jelas sudah tersebar di muka bumi. Maka, kami membuka kembali 2 outlet baru dengan bangunan yang JAUH LEBIH BESAR dan optimis akan dibanjiri kembali oleh Strudelers dari berbagai kota hingga mancanegara yang datang ke Malang. In syaa Allah..

“Jadi buat teman-teman, apapun usaha kalian, jika dihadapkan dengan ujian, jangan putus harapan ya! sedih boleh, namun jangan larut. Kita harus bangkit lagi dan ber-khusnudzan akan rencana-Nya. Semangaaaattt!!”

Semoga bermanfaat

Teuku Wisnu

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *