Category: Tak Berkategori

Transisi Kopi Tempat Nongkrong Santuy dan Tetap Santun di Taman

Buat saya, ngopi adalah perkara wajib dan ajiiiib buat menemani aktifitas saya yang padat. Teman meeting, teman syuting, teman perjalanan dan lain sebagainya biar gak ngantuk dan tetap fokus sama sesuatu yang lagi saya kerjakan. Makanya, biar gak bosan dengan rasa kopi yang itu-itu aja, saya senang saat mencoba banyak varian di Coffee Shop baik dine in ataupun take away. Dan maa syaa Allah, beberapa hari yang lalu, untuk pertama kalinya saya mengunjungi bisnis kopi milik adik ipar saya, Yusuf  yang bernama Rumah Transisi Kopi di Jln. Adhyaksa II No: 36, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Saya penasaran, kenapa tiba-tiba dia tanya tentang bayar zakat perusahaan maa syaa Allah, karena memang adik ipar saya ini anaknya pendiam, gak banyak ngomong, misterius dan gak ketauan kalau dia lagi senang, sedih, marah, ‘lempeng aja gitu!’ hehehe. Tapi pas saya ke Rumah Transisi Kopi buat mengunjungi dia, maa syaa Allah... saya takjub sekali!!   BUKAN COFFEE SHOP BIASA, MELAINKAN RUMAH BERSAMA Transisi Kopi, sebuah kedai kopi dengan nuansa “Rumah” yang membuat pengunjungnya serasa di rumah dan otomatis ingin kembali lagi dan kembali lagi untuk pulang. Dan tak hanya minum kopi, ambience yang diciptakan di sana bikin betah banget, teman-teman. Tamannya hijau segar, suasananya rileks,…

Tips Mengajarkan Anak Menghafal Al-Qur’an Sejak Dini

Siapa yang tak menginginkan memiliki anak yang shalih dan shalihah? Saya yakin, semua dari kita yang muslim menginginkan hal tersebut. Begitu pun saya dan istri, ingin sekali buah hati kami, Adam, Hawwa dan Shafiyyah menjadi anak shalih dan shalihah, terlebih menjadi seorang hafiz qur’an, maa syaa Allah... Untuk itu, secara perlahan dan rutin saya selalu berusaha mendekatkan anak-anak saya pada Al-Qur’an, dengan mengajarkannya mengaji, memperdengarkan mereka ayat-ayat Allah, pun juga dengan menceritakan terjemahan dari ayat-ayat tersebut secara dini. Mengapa sejak dini? Karena daya tangkap anak-anak saat dini itu masih bagus sekali teman-teman, dan anak-anak adalah pengingat sekaligus peniru yang ulung. Maka, jika kita memberikan input pada mereka hal-hal baik, in syaa Allah, anak akan mudah menerapkan dan mengaplikasikannya sendiri. Cara saya dan istri untuk mendekatkan anak dengan Al-Qur’an adalah dengan cara mengajaknya menghafal qur’an dengan perlahan tapi pasti, dan tentunya dimulai dengan surah-surah pendek. Dan pastinya, itu tak mudah, karena kami harus memiliki cara-cara jitu agar anak mau nurut dan senang dalam menghafalkan qur’an. Lalu, bagaimana caranya? Saya bagikan tips yang sesuai pengalaman saya ya: Dimulai dari diri sendiri Adalah sebuah nafsu atau keegoisan ketika kita menginginkan anak melakukan sesuatu seperti yang kita inginkan, namun kita sendiri tidak melakukan dan…

JANGAN JADI SUAMI YANG PEMALAS

Namanya juga manusia, pasti memiliki kesukaan, minat atau hobi masing-masing, baik itu wanita maupun pria. Seperti saya sendiri, saya suka sekali mendukung club sepak bola favorit saya, Inter Milan dalam pertandingan di lapangan hijau, atau menjalani hobi saya motoran bareng komunitas motoran.yuk.Bersama teman-teman. Keduanya adalah hal yang menyenangkan untuk saya lakukan. Dan dalam Islam pun tak ada larangan selama tidak berlebihan. Namun realitanya, banyak dari kita, terutama para pria yang berlebihan atau bahkan fanatik terhadap hal-hal yang disenangi, ini bahaya, teman-teman, karena hal itu dapat menjadikan diri kita pemalas dan lalai akan kewajiban. Apalagi, jika status kita bukan lagi single namun sudah memikul kewajiban sebagai seorang suami atau ayah, nauudzubillah... jangan sampai kita menjadi pemalas dan menelantarkan istri dan anak-anak kita. Dan berikut juga saya sharing, beberapa alasan mengapa suami tidak boleh menjadi pemalas. Simak yuk teman-teman.. Pemimpin Rumah Tangga Allah Subhanahu wa ta’alla memberikan keutamaan pada kaum lelaki lebih besar daripada kaum wanita. Misalnya, dari sisi penciptaan, fisik kita jauh lebih kuat, yang mana kita lebih mampu melakukan pekerjaan berat. Begitupun dari sisi akal, pria jauh lebih bisa berfikir jernih tentang tindakan terbaik dan visioner, sehingga lebih hati-hati dan lebih tepat dalam mengambil keputusan. “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin…