Inspirasi

Berqurban di Tengah Pandemi, Semakin Meluaskan Makna Berbagi

Tak terasa ya, kita sudah berada di bulan Dzulhijjah. Bulan yang termasuk bulan haram atau bulan yang dimuliakan oleh Allah Ta’ala, karena banyaknya keutamaan-keutamaan yang kita dapatkan. Di antara keutamaan tersebut di antaranya:

  • Islam disempurnakan pada bulan Dzulhijjah
  • Puasa Arafah di antara kekhususan umat Islam
  • Darah-darah hewan kurban ditumpahkan terbanyak di bulan Dzulhijjah
  • Dzulhijjah adalah bulan muktamar umat Islam tingkat dunia

Di antara keutamaan di atas, salah satunya adalah banyaknya hewan kurban yang disembelih pada bulan ini. Yang mana, hal tersebut disyariatkan dan menjadi amalan shalih dengan ganjaran pahala yang luar biasa apabila kita melaksanakannya. Maka, teman-teman, bulan ini ada Hari Raya Idul Adha atau yang kita kenal dengan Hari raya Kurban.

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman;

“Maka Shalatlah kamu untuk Tuhanmu dan berkurbanlah!”

(QS. Al Kautsar: 2) 

Berqurban di Tengah Pandemi

Sebuah kekhusuan yang syari dan hanya terdapat pada bulan Dzulhijjah ini, teman-teman. Untuk itu, kiranya kita yang Allah berikan kelapangan rezeki bisa menghidupkan lebaran kurban dengan menyembelih dan membagikan daging hewan kurban yang disembelih kepada yang membutuhkan. Terlebih, ini di masa pandemi, di mana banyak sekali saudara-saudari kita dari kalangan menengah ke bawah yang terkena dampaknya. Kesulitan ekonomi makin menjadi, dan hidup rasanya makin terhimpit. Maka kiranya, daging kurban yang kita bagikan dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi saudara-saudari kita yang membutuhkan.

Terlebih, menurut Dewan Syariah Pusat Zakat Umar, Ustadz Jeje Zainuddin mengungkapkan tentang keistimewan berqurban di tengah pandemi covid-19 adalah sebagai berikut, “Ibadah qurban memiliki pahala yang besar dibanding di situasi normal. Besarnya amal ditentukan dalam situasi kondisi sulit, serta besarnya kebermanfaatan yang didapat seseorang. Yang menentukan nilai dan kualitas, semakin berat dan luas manfaatnya, maka semakin besar pahalanya”.

 

Hikmah Di Balik Berqurban

Bukanlah suatu keutamaan, jika didalamnya tidak terdapat pahala dan juga hikmah yang kita rasakan/dapatkan. Dan berikut, hikmah di balik berqurban ya, teman-teman. Semoga dengan ini, kita pun semakin bersemangat dan bertekad untuk berqurban.

  1. Qurban dilakukan dalam rangka bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas nikmat hayat dan kehidupan yang diberikan,
  2. Qurban dilaksanakan untuk menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang saat itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya Nabi Ismail ‘alaihissalam
  3. Mengingat kesabaran Nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang membuahkan ketaatan kepada Allah dan kecintaan kepada-Nya lebih dari diri sendiri dan anak.
  4. Ibadah qurban lebih baik daripada bersedekah dengan uang yang senilai dengan hewan qurban
  5. Qurban dilakukan untuk meraih taqwa

 

Bagaimana teman-teman? Semakin bertekad dan semangat untuk berqurban kan? Yuk, Agar lebih mudah berqurbannya, dan tepat sasaran dibagikan ke saudara-saudari kita yang membutuhkan, teman-teman bisa berqurban lewat, LABBAIK MUSAWARAH BERQURBAN TERBAIK”  yang mana daging qurban akan disalurkan ke 50 negara dan 34 provinsi di Indonesia. Alhamdulillah, sampai saat ini sudah ada 7.325 pequrban dan 13.457 hewan qurban yang terkumpul.

bismillah… semoga Allah Ta’alla memudahkan dan melancarkan niat kita ya, teman-teman. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamin.

  

Teuku Wisnu

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *