BisnisCeritaKeluarga

Bahagianya Abi Saat Adam dan Hawwa Nafsu Makan

Siapa yang tak ingin, jika anak-anak kita tumbuh dengan cerdas, sehat dan bahagia? saya yakin, semua orang tua menginginkan hal yang sama. Termasuk saya dan istri pastinya. Makanya, saya dan istri senantiasa berusaha memberikan asupan nutrisi yang baik untuk mereka berupa makanan yang halal, sehat dan bergizi.

Namun yang namanya anak, tak sedikit yang menjadi picky eater, dan hal ini membuat semua orang tua khawatir tidak terpenuhi nutrisinya. Begitupun pada Adam dan Hawwa, mereka pun pernah menjadi pemilih dalam makanan dan itu menjadikan saya dan istri sebagai orang tua menjadi pusing bukan kepalang.

Dan alhamdulillah, atas izin Allah masa itu sudah berlalu, Adam dan Hawwa senantiasa menikmati makanan apapun yang kami berikan dengan lahap. Jadi, bagaimana cara kami meningkatkan nafsu makannya? In syaa Allah, akan saya share di artikel ini.

Namun sebelumnya, kenali dulu yuk hal-hal yang menyebabkan anak menjadi tidak nafsu makan, diantaranya:

  1. Sakit

Tak hanya anak-anak, kita pun orang dewasa rasanya akan berkurang nafsu makan di kala sakit. Apalagi, anak-anak kita. Umumnya, mereka akan kehilangan nafsu makan saat sakit tenggorokan, kepala, diare atau demam. Kalau ini penyebabnya, maka tidak perlu khawatir teman-teman, karena apabila sakit bisa teratasi, maka nafsu makan pun akan pulih kembali.

  1. Stress

Kata siapa stress hanya berlaku untuk orang dewasa? Anak-anak pun sama, saat mereka tiba-tiba malas makan dan sulit tidur pada malam hari, kemungkinan anak memiliki masalah yang menyebabkan menurunnya nafsu makan. Misal: nilai akademik yang kurang baik, pergaulan sekolah, anggota keluarga ada yang meninggal atau tekanan dari orang tua. Dan jika masalahnya ini, perlu adanya pendampingan dan motivasi dari kita untuk mereka agar mereka tidak tertekan dan pulih kembali, maka in syaa Allah nafsu makannya pun akan kembali.

  1. Anoreksia Nervosa

Ini tak jarang terjadi, karena banyak anak-anak yang ingin terlihat cantik dan menarik, sehingga menjadi pemilih makanan dalam jangka waktu yang lama. Untuk itu, apabila anak menghindari makanan dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk olahraga (berlebihan) hingga berat badannya turun drastis, hati-hati, kemungkinan anak terkena anoreksia.

  1. Obat-obatan

Perhatikan penggunaan obat-obatan pada si kecil, karena ada beberapa obat yang justru mengurangi nafsu makan. Dan biasanya, itu terdapat pada antibiotik. Untuk itu teman-teman, jangan sembarang memberikan obat pada si kecil ya, tanpa resep dari dokter.

 

Cara Meningkatkan Nafsu Makan Anak

Sebenarnya, ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan nafsu makan anak, maka sebagai orang tua pun jangan panik, namun lakukan siasah atau langkah yang kreatif, seperti:

  • Jangan terlalu memaksa (Semakin dipaksa, anak akan semakin menghindar. Maka, ambilah hatinya dengan dibujuk/dirayu dengan lembut)
  • Kreasikan ide makanan dengan tampilan menarik (Visual pada penglihatan anak itu penting, teman-teman. Tampilan dengan warna yang menarik biasanya mencuri perhatian anak, untuk itu menghias makanan bisa jadi alternatif)
  • Jadwalkan makan anak pada waktu yang sama (Anak akan tau kapan dia makan, sehingga tidak bosan dan aka menjadi pola yang rutin dan baik sampai dewasa)
  • Beri cemilan yang sehat dan lezat (Makanan pendamping atau cemilan sehat juga penting diberikan pada anak, misalnya puding atau es yang berbahan dasar buah agar kelengkapan gizinya terjaga)

Dan keempat itu adalah cara saya dan istri untuk meningkatkan nafsu makan anak. Selain itu, ada satu lagi jurus andalan yang aman dan berkhasiat menambah nafsu makan anak yaitu dengan mengkonsumsi Vitabumin. Terlebih, selain berkhasiat, rasanya pun nikmat, alhamdulillah Adam dan Hawwa suka!

Makan Lahap dengan Konsumsi Vitabumin yang Berkhasiat!

Vitabumin adalah madu ikan gabus yang membantu menjaga daya tahan tubuh anak demi tumbuh kembangnya secara optimal. Dan selain madu, vitabumin ini juga diperkaya oleh ekstrak ikan gabus dan temulawak. Jadi, banyak sekali kebaikan di dalamnya.

View this post on Instagram

Duuuh, kalau si kecil makan sendiri tuh bikin berantakan – Bunda suka ngeluh “si kecil lagi susah makan, drama banget deh” Salah satu cara biar si kecil perlahan jadi lahap makan, biarkan ia makan sendiri ya! Memang jad berantakan Bun, tangannya meremas semua makanan merasakan tekstur setiap makanan. Tapi, bermanfaat banget buat si kecil jadi lebih mengenal tekstur setiap makanan, bantu si kecil juga untuk melatih kemampuan motoriknya lebig kuat. – Bunda juga bisa loh berikan pendamping nutrisi lahap makan untuk si kecil. Coba berikan Vitabumin saja Bun, sudah terbukti oleh Jutaan Bunda di seluruh Indonesia. Mudah loh dapatkan Vitabumin, cek highlight dan link yang ada di bio @cintabundavitabumin _ #vitabumin #maduanak #vitabuminasli #vitaminnafsumakan #suplemen #vitaminanak #suplemenanakanak #maduherbal #madualami

A post shared by Vitabumin #1 Madu Ikan Gabus (@cintabundavitabumin) on

Madu, bernutrisi yang kaya akan energi, protein, lemak, karbohidrat, serat, gula, mineral (kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, sodium dan zinc) dan vitamin (Vitamin C, B-2, B-3, B-6 dan Folat) (data USDA, 2016). Apabila kekurangan salah satu diantaranya maka akan mengganggu tumbuh kembang anak.

Ikan Gabus,  Jurnal Perikanan yang diterbitkan Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2014 menyebutkan komposisi kimia dalam daging ikan gabus meliputi: air, protein, abu, karbohidrat,dan lemak. Kandungan dalam ikan gabus tersebut dapat memenuhi kebutuhan anak yang sedang dalam mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

Temulawak, kebaikan temulawak telah dibuktikan melalui berbagai penelitian sebagai salah satu bahan alam yang dapat membantu memperbaiki nafsu makan anak dan memperbaiki fungsi pencernaan (BPOM RI, 2005).

Jadi, itulah cara saya meningkatkan nafsu makan anak. Karena bahagianya Abi sederhana, cukup dengan melihat Adam, Hawwa dan Syafiyyah tunbuh dengan sholeh(ah), sehat, cerdas dan bahagia.

 

Teuku Wisnu

 

 

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *