CeritaInspirasiKeluarga

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Pada Istri Kita Karena Fatal Akibatnya

Menikah adalah ibadah terpanjang dalam hidup. Dan dalam ibadah, pastinya ada banyak cobaan dan godaan yang menghampiri untuk menguji betapa kuatnya kita menjalankan ibadah tersebut. Maka tak heran, dalam rumah tangga seringkali terjadi berbagai macam perselisihan yang tak sedikit berujung pada perceraian.

Dalam rumah tangga saya pun demikian, saya dan istri tak selalu ‘se-iya se-kata’, ada banyak hal yang tak sama. Namun, perbedaan ini tergantung dari bagaimana kami menyikapinya. Tak boleh ada yang egois, apapun harus dibicarakan bersama dan harus menerima apapun yang menjadi keputusannya. Kalau sudah reda, baru deh, biasanya kami mengingat masa-masa indah di awal pernikahan hehehe.

Nah teman-teman, keharmonisan rumah tangga memang harus kita jaga. Dan itu mulainya dari kita sendiri sebagai seorang suami. Karena istri adalah partner hidup kita, bukan bawahan kita. Untuk itu, menghargainya adalah hal yang utama! Dan saya berikan tips, agar kita tidak melakukan hal-hal di bawah ini kepada istri kita. Semoga bisa jadi bahan intropeksi bersama ya, karena saya pun masih terus belajar seraya mempraktekannya.

  1. Mudah marah dan bermain tangan

Banyak yang bilang, wanita lebih emosional sedangkan lelaki lebih logis. Namun, biologi menyebutkan sebaliknya. Wanita bila emosinya naik mudah marah dan berakhir dengan menangis. Sedangkan lelaki, biasanya dengan meluapkan amarahnya. Nah, emosi yang seperti ini harus kita kontrol ya, teman-teman, terlebih saat berselisih dengan istri. Jangan sampai kita meneriakinya atau fatalnya memukulnya. Naudzubillahi min dzalik.. semoga kita dijauhkan dari hal tersebut.

Dan ingatlah hak istri selalu, sebagaimana Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam saat ditanya, “Apa hak istri atas suaminya?” beliau menjawab, “Engkau memberinya makan jika engkau makan, engkau memberinya pakaian jika engkau berpakaian, janganlah memukul wajah dan janganlah menjelek-jelakannya serta janganlah memisahkannya kecuali tetap dalam rumah”. (HR. Ibnu Majah)

 

2.Menganggap istri hanya menghabiskan uang

Adakah yang berfikiran demikian? Jika iya, tolong buang jauh-jauh pikiran buruk tersebut ya, teman-teman. Karena hal itu dapat menghilangkan kasih sayang kepada istri kita secara perlahan.

Istri, berhak atas nafkah yang kita berikan. Karena tugasnya mengatur semua kebutuhan keluarga. Dan tentunya, tak ada yang pasti setiap bulannya. Karena harga-harga tiap bulan kian naik, dan banyak pengeluaran tak terduga. Dan satu hal lagi, istri juga memiliki kebutuhan pribadi. Apakah kita sudah memperhatikan, “Kapan terakhir kali istri membeli pakaian? Atau sudah habiskah perawatan kulitnya bulan ini?”. Hal-hal seperti ini, mungkin tak sering terlintas dibenak kita, namun bagi wanita penampilan adalah hal yang penting. Kan kalau istri menarik, suami juga yang bahagia, bukan? 🙂

Namun apabila case-nya istri terlalu boros, maka peran kita untuk menasehatinya dengan lembut dengan kesabaran dan dari hati ke hati. Menasehatinya pun bukan dalam waktu yang singkat sehari atau dua hari. Ingat, kita perlu kunci sabar dalam menasehati dan membimbing istri kita.

3.Tidak melibatkan istri dalam pengambilan keputusan

Memiliki kepribadian yang tanggap dalam bertindak dan cepat dalam pengambilan keputusan adalah hal yang sangat baik. Namun, saat kita berumah tangga tak boleh hanya mengandalkan diri kita saja, meskipun memang kita bisa memutuskan atau menjalankan segala sesuatunya sendiri dengan benar.

Dalam rumah tangga, kita memiliki istri yang mana harus kita libatkan dalam bermusyarah. Dengan begitu, istri akan merasa dihargai dan diakui keberadaannya. Istri akan merasa tak hanya ia yang memiliki seseorang yang berarti di sampingnya, namun juga sebaliknya. Suami merasa membutuhkan istri. Maka perasaan ini yang membuat rumah tangga semakin harmonis.

Jadi, kalau ada hal apapun sebaiknya dibicarakan bersama ya, teman-teman. Apalagi bila hal tersebut menyangkut kehidupan rumah tangga seperti: anak, biaya hidup, interior rumah, dan sebagainya. Bicarakan hal-hal sepele untuk keputusan bersama juga boleh banget lho ya..

 

5.Membuka aib istri

Tak hanya wanita, lelaki pun suka berkumpul dengan teman-temannya dan membicarakan banyak hal. Namun, lelaki sejati pantang untung menceritakan hal-hal buruk tentang istrinya. Apalagi jika itu menjadi aib. Jangan sampai kita mengumbar kejelekan istri kita ke orang lain. Karena tugas kita adalah menjaganya dan melindunginya. Dan sebagai sepasang suami istri, apabila ada hal-hal yang kurang mengenakan terhadap pasangannya, hendaklah dibicarakan, saling menasehati dan berusaha menutup aib tersebut rapat-rapat agar tak ada orang lain yang tau. Bukan sebaliknya ya 🙂

Itulah tadi 5 hal yang jangan sampai kita lakukan ke istri kita. Semoga bisa jadi bahan masukan dan intropeksi untuk pembelajaran bersama ya…

Semangat para suami! Lelaki idaman para istri! Hehe

 

 

Teuku Wisnu

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *