LOADING

Cerita Sehari-hari

Post image

ANUGRAH CINTA, ADAM DAN HAWWA

Perjalanan hidup saya sampai saat ini tentu penuh cerita. Bukan skenario sinetron, semuanya jelas apa adanya. Bukan juga perjalanan hidup yang penuh drama, berselimut dengan pencitraan. Alhamdulillah dalam setiap fase hidup yang saya lewati, saya belajar memahami makna. Dulu, saya sering marah jika sesuatu terjadi tidak sesuai dengan yang saya inginkan. Sering juga saya memaksa orang lain untuk mengikuti apa yang saya mau. Sampai akhirnya Allah ketuk pintu hati saya, menyadarkan saya bahwa hidup sebelumnya jauh dari berkah. Kini, Allah berikan banyak anugerah, memasuki episode baru kehidupan yang tentunya akan selalu ada tantangan. Salah satu anugerah terindah dalam hidup saya adalah menikah. Saya merasakan banyak perubahan setelah menikahi Shireen. Semakin merasakan cinta & kasih sayang yang nyata dan tulus, merasakan keberkahan terus mengalir. Lahirnya Adam semakin menguatkan kebersamaan kami. Walau sempat khawatir tidak bisa menjadi ayah yang baik dan tidak bisa mendidiknya dengan pengasuhan yang tepat. Namun Shireen sering meyakinkan saya bahwa semuanya adalah proses. Kami sama-sama belajar untuk menjadi orang tua dan selalu mengusahakan yang terbaik bagi anak-anak kami. Anak pertama kami, Teuku Adam Al Fatih lahir pada tanggal 10 September 2014 dan anak kedua kami, Cut Hawwa Medina Al Fatih lahir tanggal 25 Juli 2016. Senantiasa banyak doa dan harapan yang mengalir bagi keduanya. Menjadi penyejuk hati orang tua, dan menjadi tambahan amalan kami ketika kami meninggal dunia lewat doa mereka. Hawwa atau bisa juga dipanggil dek Cut (maklum orang Aceh hehe) hadir menjadi penyempurna keluarga kecil kami, walaupun cita-cita saya ingin punya anak sampai sebelas orang, biar ramai dan punya keluarga besar. Insya Allah dimudahkan dan diberikan kemampuan terbaik bagi kami. Pola pengasuhan anak perempuan tentu berbeda dengan anak laki-laki. Peran ayah sangat dibutuhkan dalam pengasuhannya. Walaupun sebagian orang menganggap hadirnya anak perempuan sebagai ujian, terdapat ganjaran yang besar bagi orangtua yang mendidik dengan ikhlas anak perempuan mereka. Yaitu berupa nikmat surga, terhalangi dari siksa api neraka, dan kedekatan bersama Nabi shallallahu alaihi wa sallam di akhirat. Hadits dari Aisyah radhiyallahu anha, beliau berkata: "Seorang wanita yang datang menemuiku dengan membawa dua anak perempuannya. Dia meminta-minta kepadaku, namun aku tidak mempunyai apapun kecuali satu buah kurma. Lalu aku berikan sebuah kurma tersebut untuknya. Wanita itu menerima kurma tersebut dan membaginya menjadi dua untuk diberikan kepada kedua anaknya, sementara dia sendiri tidak ikut memakannya. Kemudian wanita itu bangkit dan keluar bersama anaknya. Setelah itu Nabi shallallahu alaihi wa sallam datang dan aku ceritakan peristiwa tadi kepada beliau, maka Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudia dia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang dari siksa api neraka ( HR. Muslim ) Terima kasih untuk semua keluarga, sahabat, teman yang sudah mendoakan kelancaran kelahiran Shireen kemaren. Semoga segala keberkahan dan ampunan dari semua kesalahan dan khilaf kita diterima dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.