LOADING

Cerita Sehari-hari

Post image

TERAPI MARAH

Setiap orang sudah dilengkapi dengan kadar emosi masing-masing. Salah satunya adalah rasa marah. Di saat-saat tertentu, kita bisa dan perlu marah demi bisa meluruskan atau memperbaiki sesuatu. Tapi bisa jadi bahaya juga kalau terlalu sering marah, ini juga berpengaruh ke fisik. Seseorang yang mudah atau gampang marah, wajahnya bisa kelihatan tambah tua dari usia asli yang sebenarnya. Nah, maka dari itu, daripada marah uring-uringan, lebih baik dilampiaskan dengan cara lain yang lebih positif. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meredakan rasa marah. Bisa dengan berolahraga, tidur, berkebun, atau membersihkan rumah. Kadang kemarahan itu bukan sepenuhnya akibat orang lain, namun karena kita sendiri. Beberapa orang merasa lebih lega ketika mereka melepaskan amarah dengan membuang energi yang mereka miliki. Namun ada beberapa cara mengendalikan emosi yang diajarkan dalam Al-Quran dan Sunah. [1] Membaca Ta’awudz Dari sahabat Sulaiman bin Surd, beliau menceritakan, “Suatu hari saya duduk bersama Rasulullah. Ketika itu ada dua orang yang saling memaki. Salah satunya telah merah wajahnya dan urat lehernya memuncak.

Kemudian Rasulullah bersabda, ‘Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz: A’-uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang’. (HR. Bukhari dan Muslim). [2] Diam dan menjaga Lisan Dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda, “Jika kalian marah, diamlah.” (HR. Ahmad dan Syuaib Al-Arnauth menilai Hasan lighairih). [3] Mengambil Posisi Lebih Rendah Agar marah ini diredam dengan mengambil posisi yang lebih rendah dan lebih rendah. Dari Abu Dzar, Rasulullah menasehatkan, “Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur.” (HR. Ahmad 21348, Abu Daud 4782 dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth). Semoga hadis ini juga dapat menjadi pengingat agar kita dapat mengendalikan emosi saat marah. Rasulullah Shollallahu \\'alaihi wasallam bersabda, yang maknanya : \\"Barang siapa yang dapat menahan amarahnya sementara ia dapat meluapkannya, maka Allah akan memanggilnya di hadapan segenap mahluk. Setelah itu, Allah menyuruhnya memilih bidadari surga dan menikahkannya dengan siapa yang ia kehendaki.\\"