5 Cara Seru Menghabiskan Akhir Pekan Bersama Anak Selama Pandemi

Tak terasa, Covid-19 belum lama ini menembus angka 1juta korban di negara Indonesia. Nilai yang tidak sedikit dan sangat fantastis. Terlebih, penyebaran virus tersebut semakin luas, bahkan sudah di circle kita sendiri. Hal ini, tentunya membuat kita lebih waspada dan berhati-hati dalam menjalankan protokol kesehatan apabila berada di luar rumah. Namun, apabila tidak ada hal yang penting untuk keluar rumah, lebih baik menghabiskan waktu di dalam rumah. Memang, tak dipungkiri, sangat bosan. Karena sudah berbulan-bulan tidak pergi keluar. Dan kebosanan ini, bukan kita saja yang merasakan, lebih parah lagi adalah anak-anak kita, yang memang di usianya adalah usia bermain. Maka, jangan sampai, pandemi yang mengharuskan anak-anak kita di rumah aja mengganggu kesehatan mentalnya lantaran kesepian, bosan, kesal, sedih ataupun depresi terhadap perubahan yang drastis. Untuk itu, peran orang tua merupakan sesuatu yang penting dan dibutuhkan anak selama pandemi. Duduklah bersama mereka dan dengarkan keluh kesahnya. Sebagaimana Psikiater Joshua Morganstein, ketua komite dimensi psikiatri bencana American Psychiatric Association, mengatakan, “Ketika anak-anak benar-benar sedih atau kesal, hadiah terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada mereka adalah waktu.” Ia menjelaskan, "Duduklah bersama mereka dan beri mereka waktu. Waktu untuk menunggu dan dengarkan apa yang mereka katakan." Ia mengatakan ini membuat anak tahu bahwa kita…

Transisi Kopi Tempat Nongkrong Santuy dan Tetap Santun di Taman

Buat saya, ngopi adalah perkara wajib dan ajiiiib buat menemani aktifitas saya yang padat. Teman meeting, teman syuting, teman perjalanan dan lain sebagainya biar gak ngantuk dan tetap fokus sama sesuatu yang lagi saya kerjakan. Makanya, biar gak bosan dengan rasa kopi yang itu-itu aja, saya senang saat mencoba banyak varian di Coffee Shop baik dine in ataupun take away. Dan maa syaa Allah, beberapa hari yang lalu, untuk pertama kalinya saya mengunjungi bisnis kopi milik adik ipar saya, Yusuf  yang bernama Rumah Transisi Kopi di Jln. Adhyaksa II No: 36, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Saya penasaran, kenapa tiba-tiba dia tanya tentang bayar zakat perusahaan maa syaa Allah, karena memang adik ipar saya ini anaknya pendiam, gak banyak ngomong, misterius dan gak ketauan kalau dia lagi senang, sedih, marah, ‘lempeng aja gitu!’ hehehe. Tapi pas saya ke Rumah Transisi Kopi buat mengunjungi dia, maa syaa Allah... saya takjub sekali!!   BUKAN COFFEE SHOP BIASA, MELAINKAN RUMAH BERSAMA Transisi Kopi, sebuah kedai kopi dengan nuansa “Rumah” yang membuat pengunjungnya serasa di rumah dan otomatis ingin kembali lagi dan kembali lagi untuk pulang. Dan tak hanya minum kopi, ambience yang diciptakan di sana bikin betah banget, teman-teman. Tamannya hijau segar, suasananya rileks,…

GRATIS 1000 Porsi Mie yang Bikin Ketagihan, Mie Kirin Kamu dan Dia

Siapa sih yang gak suka makan mie? Pasti semua suka! Dari yang pake kaos sampai pakai jas, dari yang anak kos sampai pejabat pemerintahan, SEMUA PASTI SUKA! Secara, lihat penampakannya aja udah menggiurkan, apalagi menyantapnya? Trus makannya pas hujan lagi, beuuuh ajibbb benerrrr! bikin lidah dan perut kita bahagia. Setuju, teman-teman? Sungguh, makan mie merupakan kenikmatan hakiki hehehe Dan biasanya nih, kalau makan mie instan, pasti satu bungkus rasanya kurang, dan dua bungkus makin ketagihan tapi mager buatnya lagi. Dilema bukan? Hehe. Makanya nih, berbekal dari kesukaan kita semua, ‘mie’, saya bersama Mas Wawan, si CEO Doyan Makan, kali ini membuat bisnis baru yang masuk ke semua kalangan yaitu MIE KIRIN. Mie yang bikin kamu ketagihan, puas dan harganya merakyat Cuma Rp 9.500/porsi sudah termasuk biaya antar GRATIS!! Bahkan, belum lama, kami juga kasih promo bagi-bagi GRATIS 1000 porsi Mie Kirin di Purwokerto, Purbalingga, Tegal dan Pemalang. Cukup dengan membeli Es teh jumbo seharga Rp 3500 kamu akan dapat Mie Kirin dengan porsi yang jumbo juga. Sudah murah makin murah, bukan? Membahagiakannya gak hanya lidah dan perut, tapi dompet dan hati juga. Bentuknya seperti apa? Manis atau Gurih? Eitsss.. gak perlu berantem teman-teman, kamu masuk ke tim mana, karena Mie Kirin…

Belajar Bersama Mengenal Cinta-Nya dalam Tujuh Tahun Berumah Tangga

Selayaknya fitrah yang Allah Ta’ala selipkan ke dalam jiwa hamba-hamba-Nya yang berkeluarga, pastinya, dalam rumah tangga, setiap anggota keluarga ingin merasakan cinta dan bisa mencintai, merasakan bahagia dan bisa membahagiakan. Dan begitupun juga dalam rumah tangga saya dan istri saya, Shireen Sungkar. Selama tujuh tahun perjalanan, maa syaa Allah... saya mendapatkan banyak cinta, perhatian dan kasih sayang dari istri dan juga ketiga buah hati kami. Makanya, saya juga berusaha memberikan kebahagiaan untuk mereka berupa kebaikan-kebaikan untuk yang Allah ridhai dan sesuai syariat agama. “…Karena jiwa manusia memiliki fitrah untuk cinta kepada istri dan anak-anak, maka (dalam ayat ini) Allah Ta’ala memperingatkan hamba-hamba-Nya agar (jangan sampai) kecintaan ini menjadikan mereka menuruti semua keinginan istri dan anak-anak mereka dalam hal-hal yang dilarang dalam syariat. Allah telah memotivasi hamba-hamba-Nya untuk (selalu) melaksanakan perintah-perintah-Nya dan mendahulukan keridhaan-Nya…” (Taisiirul Kariimir Rahmaan (hal. 637). Dan sebagai pemimpin keluarga, saya menyadari kedudukan dan tanggung jawab saya. Yang mana bila salah atau keliru, semua akan ditanggung di akhirat kelak. Jadi, bukan hanya kebutuhan duniawi saja yang harus saya penuhi, namun juga kebutuhan rohani berupa pengajaran dan bimbingan agama agar bermanfaat dan kekal di dunia hingga akhirat kelak. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamin... Namun, saya masih banyak kekurangan dan kekhilafan. Dan saya…

ALHAMDULILLAH, 6 TAHUN STRUDEL MALANG BERJAYA

Segala bentuk pencapaian apapun yang saya raih, tak lepas dari izin dan campur tangan-Nya, Allah Subhanahu wa Ta’alla. Dan juga, tentunya berasal dari doa & restu orang-orang yang cinta dan sayang kepada saya, sehingga doa-doa mereka mengetuk langit dan jalan ikhtiar saya dipermudah oleh-Nya. Alhamdulilahi rabbil ‘alamin... Tak terasa teman-teman, salah satu usaha saya, Strudel Malang, sebagai oleh-oleh kekinian kota Malang sudah berdiri dan berjalan 6 tahun lamanya di kota Malang. Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh strudellers yang pernah membeli dan mencicipi strudel. Dan juga, terima kasih juga yang tak terhingga kepada warga Malang atas kepercayaan dan dukungannya kepada Strudel Malang. Masih teringat jelas bagaimana pertama kali saya dan dua rekan saya membangun bisnis ini, dimulai dari rumah produksi kecil yang hanya bisa memproduksi strudel per harinya hanya 300pcs dan juga outlet pertama kami yang hanya berukuran 3x5m dan di dalamnya cukup sempit. Sehingga membuat strudellers berdesak-desakan dan hanya dapat membeli strudel maksimal 2 box per orang. Masih sangat-sangat terbatas...   PERJALANAN 2014-2020 Allah berikan banyak sekali kemudahan sehingga sampailah di 6 tahun ini, outlet Malang Strudel kini berjumlah 7 yang tersebar di area Malang. Berdiri megah di lahan yang besar, bertingkat dan memiliki area parkir yang luas.…

Sebuah Mimpi yang Diperjuangkan: Teuku Wisnu CS Membangun Rumah Tahfidz Untuk Masa Depan

Saya yakin, kita semua pasti memiliki keinginan dan ambisi untuk mewujudkan mimpi. Begitupun denganku, istriku, dan keluargaku, kami pun memiliki mimpi yang seringkali terbayang, sekaligus cita-cita yang kami perjuangkan. Perlahan, sedikit demi sedikit kami rampungkan. Dan Alhamdulillah atas izin Allah, prosesnya terus berjalan. Mimpi dan cita-cita yang kami perjuangkan mengandung kebermanfaatan bersama, bahkan kelak saat tiba masanya kita semua terbujur kaku di liang lahat, in syaa Allah, manfaat dan pahala akan terus mengalir ke diri kita, karena ini project masa depan (akhirat). Jadi tak hanya saya dan keluarga, namun siapapun yang ikut andil di dalamnya bisa mendapatkan berkahnya. Dan mimpi itu, tak lain dan tak bukan adalah membangun Rumah Tahfiz.   SEMUA INGIN IKUT ANDIL DALAM PROJECT AKHIRAT Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, alhamdulillah proses pembangunan Rumah Tahfidz ini terus berjalan. Pada awalnya, kami membeli tanah dari seorang teman kami yang luasnya hampir mencapai 2.000 meter, namun setelah kami menyampaikan tujuan pembelian tanah untuk wakaf dan membangun Rumah Tahfidz, maa syaa Allah, beliau pun ingin turut andil dalam project akhirat ini dan takjubnya, beliau memberikan harga di bawah harga pasar. Maa Syaa Allah Tabarakallah... baru mulai saja sudah ada yang bergabung dan mengambil kesempatan emas ini. Proses pun terus berjalan,…

MALANG STRUDEL YANG BERSEJARAH KAMI TUTUP

Masih teringat jelas dalam kenangan saya, atas izin Allah Ta’ala, bagaimana saya dan tim yang solid membangun bisnis Malang Strudel ini. Bisnis oleh-oleh kekinian artis yang menjadi pionir berdirinya bisnis-bisnis kue artis lainnya di berbagai kota di Indonesia. Mengapa saya memilih Malang?, Pertama: karena qadarullah, saya dipertemukan dengan partner yang memang orang asli Malang. Dialah Sam Donny Kris . Dari instagramnya aja sudah jelas, dia Arek Malang! Dengan ciri khas tata bahasanya yang terbalik ‘Sam’ itu artinya ‘Mas’ hehehe. Dengan beliau dan satu partner saya yang lain, kami membangun bisnis Malang Strudel. Kedua, kami meriset terlebih dahulu, kota mana yang cocok untuk bisnis, dan hasil riset kami jatuh pada Malang. Maa syaa Allah, traffic wisatawan lokal yang datang ke Malang tinggi sekali. Banyak sekali masyarakat Indonesia yang datang dari segala penjuru ke Malang. Memang, Malang memang memiliki daya tarik tersendiri. Ketiga, karena saya sering bolak balik ke Malang, lama-lama saya jatuh cinta dengan kotanya, keindahan alamnya (banyak lho pantai-pantai atau keindahan alam lain yang tersembunyi, asri dan belum banyak dikenal ada di Malang), kesejukan udaranya, kulinernya dan juga keramah tamahan arek-arek Malang yang maa syaa Allah selalu saya rindukan. Malang, menyimpan berjuta kenangan di hati saya. Untuk itu, saya dan…

Tips Mengajarkan Anak Menghafal Al-Qur’an Sejak Dini

Siapa yang tak menginginkan memiliki anak yang shalih dan shalihah? Saya yakin, semua dari kita yang muslim menginginkan hal tersebut. Begitu pun saya dan istri, ingin sekali buah hati kami, Adam, Hawwa dan Shafiyyah menjadi anak shalih dan shalihah, terlebih menjadi seorang hafiz qur’an, maa syaa Allah... Untuk itu, secara perlahan dan rutin saya selalu berusaha mendekatkan anak-anak saya pada Al-Qur’an, dengan mengajarkannya mengaji, memperdengarkan mereka ayat-ayat Allah, pun juga dengan menceritakan terjemahan dari ayat-ayat tersebut secara dini. Mengapa sejak dini? Karena daya tangkap anak-anak saat dini itu masih bagus sekali teman-teman, dan anak-anak adalah pengingat sekaligus peniru yang ulung. Maka, jika kita memberikan input pada mereka hal-hal baik, in syaa Allah, anak akan mudah menerapkan dan mengaplikasikannya sendiri. Cara saya dan istri untuk mendekatkan anak dengan Al-Qur’an adalah dengan cara mengajaknya menghafal qur’an dengan perlahan tapi pasti, dan tentunya dimulai dengan surah-surah pendek. Dan pastinya, itu tak mudah, karena kami harus memiliki cara-cara jitu agar anak mau nurut dan senang dalam menghafalkan qur’an. Lalu, bagaimana caranya? Saya bagikan tips yang sesuai pengalaman saya ya: Dimulai dari diri sendiri Adalah sebuah nafsu atau keegoisan ketika kita menginginkan anak melakukan sesuatu seperti yang kita inginkan, namun kita sendiri tidak melakukan dan…

Teuku Wisnu dan Keluarga Menjaga Kesehatan dengan Bersepeda di Era New Normal

Kita tau, pandemi ini belum berakhir. Dan angka kematian semakin bertambah setiap harinya. Namun, kita tak bisa berdiam diri di rumah terlalu lama, karena, roda perekonomian harus berputar kembali dan kita memasuki Era New Normal untuk beraktifitas seperti biasa. Tentunya, tak mengindahkan penerapan protokol kesehatan seperti: memakai masker, menjaga jarak dan rajin untuk cuci tangan. Dan tak hanya itu, tentunya kita juga harus menjaga kesehatan kita dengan konsumsi makanan bergizi, minum madu tw juga herbal lainnya dari Nabawi Herbal serta berolahraga. Dan karena sekarang sedang masuk Era New Normal, maka saya, keluarga dan teman-teman tak hanya berolahraga di dalam ruangan atau di halaman rumah saja, tapi juga berolahraga di luar ruangan, salah satunya dengan bersepeda.   Ternyata, bersepeda itu maa syaa Allah ‘nagih’ sekali teman-teman. Karena atas izin Allah, membuat tubuh saya lebih sehat dan bugar, mood lebih happy dan konsentrasi juga lebih meningkat. Makanya, saya suka sekali bersepeda bersama istri, anak juga sahabat-sahabat dekat. Bersepeda pun ternyata punya manfaat lainnya, baik dari segi kesehatan maupun hal-hal lainnya, diantaranya nih: Meminimalisasi penuluran Covid-19 Menjaga jarak antara 1-2 meter, tentunya tak semudah yang dihimbaukan. Terlebih, jika kita pengguna kendaraan umum yang terkadang masih suka berdesak-desakan di dalam. Untuk itu teman-teman, mengendarai…

PIZZA ENAK NAN MURAH CUMA 10 RIBU, PIZZA APA YA?

Di zaman yang serba maju saat ini, siapa sih yang tak kenal dengan pizza? Makanan khas Italia yang dulu saat saya masih kecil, hanya bisa nikmati oleh orang-orang yang ‘berada’, karena memang, harganya terbilang mahal. Namun siapa sangka, pada masa penemuannya, pizza disebutkan merupakan makanan untuk orang miskin karena dinilai murah, menyenangkan, dan mudah dimakan dalam perjalanan. Dalam bahasa Italia sendiri, kata “Pizza” merujuk pada apapun yang dibuat kemudian dipukul rata. Dan pizza sendiri dimakan oleh tentara Persia dengan keju dan kurma di atasnya. Namun orang-orang Naples kemudian memiliki ide untuk menambahkan tomat pada abad ke-16. Hingga saat ini, pizza sudah memilki beragam topping yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Dan hal itu tak terlepas dari penyebaran yang dilakukan orang-orang Italia saat melakukan migrasi.   BUKAN HARGA PROMO, ADA PIZZA 10RB! Tak hanya Italia ataupun Amerika, di negara kita, Indonesia tercinta. Juga banyak sekali yang menggemari pizza. Saya yakin, kamu salah satunya, dan tentunya saya pun juga! Untuk itu, ide bisnis pizza menjadi suatu peluang yang menggiurkan. Karena pizza pasti dinikmati oleh semua kalangan karena cita rasanya yang nikmat. Namun, lagi-lagi, tak semua orang bisa merasakan pizza dengan sering setiap bulannya lantaran harganya yang mahal. Namuuuun, itu dulu! Karena sekarang,…