Riko The Series Raih Silver Play Button 200.000 Subscribers

Maa Syaa Allah Tabarakallah, Alhamdulillah, beberapa waktu lalu Riko The Series raih penghargaan dari youtube berupa silver play button karena subscribers Riko sudah mencapai lebih dari 100.000. Riko The Series sendiri merupakan serial animasi anak yang rilis pada 9 Februari 2020 dengan penuh edukasi ilmu pengetahuan serta nilai-nilai agama Islam yang dapat dinikmati oleh anak-anak dari usia tujuh hingga belasan tahun. Dan mengapa dibuat dalam bentuk animasi? Karena, animasi mudah sekali menyerap di otak anak-anak, mudah diingat dan menghibur. Pencapaian Silver Play Button dari youtube ini tentunya tak lepas dari kerja keras tim Garis Sepuluh & Studio Animasi Roundbox, dukungan dan doa dari teman-teman Riko The Series beserta orang tua (Ayah & Bunda) yang sadar akan pentingnya tayangan positif, edukatif dan menghibur yang sesuai untuk anak. Dan yang paling utama, pencapaian ini juga karena izin Allah Ta’ala. Saya jadi mengenang, bagaimana awal mula The Riko terbentuk, dari awal mula membentuk founder penggagas yaitu saya, mas Arie Untung dan bro Yuda Wirafianto, lalu proses panjang di lapangan untuk audisi pengisi suara Riko hingga terpilih Jordan yang ceria, ekspresif, pandai dan ngajinya maa syaa Allah, mengadakan banyak program seperti lomba lagu Riko, Setor Hafalan Riko, Murojaah Bareng Riko, dan lainnya. Dan tak hanya di…

Tips Mengajari Anak Adab Makan Dalam Islam Sejak Dini

Tugas sebagai orang tua tak hanya memberi nafkah, menjaga, merawat dan membesarkan anak-anak, namun juga mengajarkannya amalan kebaikan, sopan santun, tata krama dan kebiasaan-kebiasaan yang baik untuknya. Tentunya, kita sebagai orang tua mengajarkan bukan hanya melalui kata-kata atau perintah saja. Namun langsung mencontohkan dengan mengaplikasikan ke kehidupan sehari-hari. Dan salah satu sopan santun atau tata krama yang saya ajarkan pada anak-anak sejak dini yaitu tata cara atau adab makan dalam Islam. Karena maa syaa Allah, ada banyak sekali adab makan dalam Islam. Begitu indahnya agama ini, sampai urusan perut pun diatur sedemikian rupa apiknya. Dan berikut, beberapa poin yang saya ajarkan ke Adam, Hawwa dan Shafiyyah. Membaca Basmallah Di antara sunnah Nabi adalah mengucapkan bismillah sebelum makan dan minum dan mengakhirinya dengan memuji Allah. Imam Ahmad mengatakan, “Jika dalam satu makanan terkumpul 4 (empat) hal, maka makanan tersebut adalah makanan yang sempurna. Empat hal tersebut adalah menyebut nama Allah saat mulai makan, memuji Allah di akhir makan, banyaknya orang yang turut makan dan berasal dari sumber yang halal. Mungkin memang terkesan nampak sepele sebelum makan mengucapkan ‘bismillah’. Namun kita ajarkan bahwa dengan makan saja kita dapat memberikan keridhaan Allah Ta’ala. Tidak Menggunakan Tangan Kiri Membiasakan anak makan dengan tangan mungkin memang…

Muamalah yang Tak Pernah Merugi adalah Membaca Al-Quran

Dalam bisnis, tentunya tak asing dengan untung dan rugi. Begitu juga dengan saya selaku pengusaha, maka dua kata ini sudah akrab di telinga. Ketika untung, kita akan mendapatkan kenikmatan dari hasil usaha yang kita jalankan. Dan ketika rugi, kita akan mendapatkan pelajaran atas risiko pekerjaan. Ya begitulah... namanya juga kita sedang bermuamalah dengan sesama, itu sudah biasa. Namun berbeda, jika kita bermuamalah dengan-Nya, Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka yang kita dapatkan adalah untung, untung dan untung! Malahan berkali-kali lipat. Sayangnya, tak semua insan pandai atau belum mengerti untuk memanfaatkan peluang ini. Bagaimana caranya? Yaitu dengan Membaca Al-Qur’an. “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30)   Kok Bisa Al-Qur’an Perdagangan yang Tidak Merugi? Dari Sisi Mananya? Satu huruf merupakan 1 kebaikan dan dilipatgandakan menjadi 10 kebaikan Sesungguhnya, kemuliaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu Maha Luas terhadap seluruh makhluk dan ganjarannya begitu besar sebagaimana yang Dia janjikan. Maka dengan membaca satu huruf Al-Qur’an saja,…

Ide Bisnis di Era Pandemi, Lumayan Bisa Tambah Pundi

Ide Bisnis di Era Pandemi, Lumayan Bisa Tambah Pundi Dunia belum sembuh seperti sedia kala, dan di Indonesia, terlebih di Jakarta, virus corona semakin merajalela. Korban semakin bertambah setiap harinya, sehingga tiap daerah statusnya berubah menjadi waspada dan bahaya. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun... Melihat kondisi ini, sedih sekali ya, teman-teman. Sangat memperihatinkan! Karena corona ini memang benar adanya. Makanya, Bapak Gurbernur DKI Jakarta, Bapak Anies Baswedan bergerak cepat dengan memberlakukan PSBB kembali. Dan dari keputusan tersebut, maka tak sedikit, pemilik usaha memberlakukan Work From Home kembali kepada para karyawannya. Dan pahitnya, tak sedikit pula karyawan yang terkena pemotongan gaji atau tunjangan (sehingga tidak dibayar full) karena dirumahkan, atau lebih parahnya lagi ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).  Rasanya, hidup yang sulit semakin terhimpit. Jika teman-teman atau kerabat/tetangga/saudara teman-teman mengalami kondisi tersebut, saya mendoakan kebaikan, semoga Allah berikan kekuatan & kesabaran dan digantikan dengan rezeki yang jauh lebih baik, lebih berkah dan lebih besar manfaatnya. Aamiin Allahumma Aamiin.. Dan berangkat dari rasa keprihatinan tersebut, saya bersama rekan saya Mas Wawan (CEO Doyan Makan) membuat trobosan peluang usaha baru. Dengan modal yang mini, pasar yang luas, reward yang pasti dan intinya bisa dilakukan dengan mudah di rumah. Ini bisa jadi kesempatan emas…

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Pada Istri Kita Karena Fatal Akibatnya

Menikah adalah ibadah terpanjang dalam hidup. Dan dalam ibadah, pastinya ada banyak cobaan dan godaan yang menghampiri untuk menguji betapa kuatnya kita menjalankan ibadah tersebut. Maka tak heran, dalam rumah tangga seringkali terjadi berbagai macam perselisihan yang tak sedikit berujung pada perceraian. Dalam rumah tangga saya pun demikian, saya dan istri tak selalu ‘se-iya se-kata’, ada banyak hal yang tak sama. Namun, perbedaan ini tergantung dari bagaimana kami menyikapinya. Tak boleh ada yang egois, apapun harus dibicarakan bersama dan harus menerima apapun yang menjadi keputusannya. Kalau sudah reda, baru deh, biasanya kami mengingat masa-masa indah di awal pernikahan hehehe. Nah teman-teman, keharmonisan rumah tangga memang harus kita jaga. Dan itu mulainya dari kita sendiri sebagai seorang suami. Karena istri adalah partner hidup kita, bukan bawahan kita. Untuk itu, menghargainya adalah hal yang utama! Dan saya berikan tips, agar kita tidak melakukan hal-hal di bawah ini kepada istri kita. Semoga bisa jadi bahan intropeksi bersama ya, karena saya pun masih terus belajar seraya mempraktekannya. Mudah marah dan bermain tangan Banyak yang bilang, wanita lebih emosional sedangkan lelaki lebih logis. Namun, biologi menyebutkan sebaliknya. Wanita bila emosinya naik mudah marah dan berakhir dengan menangis. Sedangkan lelaki, biasanya dengan meluapkan amarahnya. Nah, emosi…

Bahagianya Abi Saat Adam dan Hawwa Nafsu Makan

Siapa yang tak ingin, jika anak-anak kita tumbuh dengan cerdas, sehat dan bahagia? saya yakin, semua orang tua menginginkan hal yang sama. Termasuk saya dan istri pastinya. Makanya, saya dan istri senantiasa berusaha memberikan asupan nutrisi yang baik untuk mereka berupa makanan yang halal, sehat dan bergizi. Namun yang namanya anak, tak sedikit yang menjadi picky eater, dan hal ini membuat semua orang tua khawatir tidak terpenuhi nutrisinya. Begitupun pada Adam dan Hawwa, mereka pun pernah menjadi pemilih dalam makanan dan itu menjadikan saya dan istri sebagai orang tua menjadi pusing bukan kepalang. Dan alhamdulillah, atas izin Allah masa itu sudah berlalu, Adam dan Hawwa senantiasa menikmati makanan apapun yang kami berikan dengan lahap. Jadi, bagaimana cara kami meningkatkan nafsu makannya? In syaa Allah, akan saya share di artikel ini. Namun sebelumnya, kenali dulu yuk hal-hal yang menyebabkan anak menjadi tidak nafsu makan, diantaranya: Sakit Tak hanya anak-anak, kita pun orang dewasa rasanya akan berkurang nafsu makan di kala sakit. Apalagi, anak-anak kita. Umumnya, mereka akan kehilangan nafsu makan saat sakit tenggorokan, kepala, diare atau demam. Kalau ini penyebabnya, maka tidak perlu khawatir teman-teman, karena apabila sakit bisa teratasi, maka nafsu makan pun akan pulih kembali. Stress Kata siapa stress hanya…

JANGAN JADI SUAMI YANG PEMALAS

Namanya juga manusia, pasti memiliki kesukaan, minat atau hobi masing-masing, baik itu wanita maupun pria. Seperti saya sendiri, saya suka sekali mendukung club sepak bola favorit saya, Inter Milan dalam pertandingan di lapangan hijau, atau menjalani hobi saya motoran bareng komunitas motoran.yuk.Bersama teman-teman. Keduanya adalah hal yang menyenangkan untuk saya lakukan. Dan dalam Islam pun tak ada larangan selama tidak berlebihan. Namun realitanya, banyak dari kita, terutama para pria yang berlebihan atau bahkan fanatik terhadap hal-hal yang disenangi, ini bahaya, teman-teman, karena hal itu dapat menjadikan diri kita pemalas dan lalai akan kewajiban. Apalagi, jika status kita bukan lagi single namun sudah memikul kewajiban sebagai seorang suami atau ayah, nauudzubillah... jangan sampai kita menjadi pemalas dan menelantarkan istri dan anak-anak kita. Dan berikut juga saya sharing, beberapa alasan mengapa suami tidak boleh menjadi pemalas. Simak yuk teman-teman.. Pemimpin Rumah Tangga Allah Subhanahu wa ta’alla memberikan keutamaan pada kaum lelaki lebih besar daripada kaum wanita. Misalnya, dari sisi penciptaan, fisik kita jauh lebih kuat, yang mana kita lebih mampu melakukan pekerjaan berat. Begitupun dari sisi akal, pria jauh lebih bisa berfikir jernih tentang tindakan terbaik dan visioner, sehingga lebih hati-hati dan lebih tepat dalam mengambil keputusan. “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin…

Manfaat Madu, Satu Kemasan Untuk Segala Kebutuhan

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa madu memiliki segudang manfaat untuk segala kebutuhan. Bisa untuk kesehatan sampai kecantikan, madu seringkali menjadi bahan utama untuk obat, salep, krim ataupun masker. Untuk itu, dalam thibbun nabawi atau pengobatan Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam sendiri, sangat dianjurkan sekali untuk mengkonsumsi madu. Sebagaimana dalam hadist diterangkan; “Ada seorang menghadap Nabi  Shalallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata: ‘Saudaraku mengeluhkan sakit pada perutnya (dalam riwayat lain diare), Nabi berkata: ‘Minumkan ia MADU’. Kemudian orang itu datang untuk kedua kalinya, Nabi berkata: ‘Minumkan ia MADU’. Orang itu datang lagi pada kali ketiga, Nabi tetap berkata: ‘Minumkan ia MADU’. Setelah itu, orang itu datang lagi dan menyatakan: ‘Aku telah meminumnya (namun belum sembuh juga malah bertambah mencret)’. Nabi bersabda: ‘Allah Maha Benar dan perut saudaramu itu dusta. Minumkan lagi MADU’. Orang itu meminumkan lagi, maka saudaranya pun sembuh”. (HR. Bukhari & Muslim). Maa Syaa Allah, dan tak hanya tertera pada hadist di atas, pada hadist lainnya pun juga disebutkan pengobatan yang diajarkan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam dengan madu. Dan di Al-Qur’an pun dalam surah An Nahl ayat 69 dikatakan: “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang…

Kreasi Masakan & Makanan Pakai Bumbu Ireng Yu San, Gak Cukup Sepiring!

    Rasanya bikin laper tema artikel saya kali ini, apalagi buat teman-teman yang suka makan, hati-hati, karena hal ini membahayakan! Karena dijamin, bisa mengusik perutmu yang awalnya tenang, jadi meronta-ronta minta diisi kembali hehehe. Kalau teman-teman sudah pernah mencoba Bumbu Ireng Yu San di restoran kami yang tersebar di Indonesia dengan lauk fenomenal entok, telur ceplok atau ayam goreng, pasti teman-teman sudah merasakan kan, bagaimana lezatnya bumbu Ireng yang disantap dengan nasi panas? Bahkan tidak pakai lauk saja, rasanya nikmat luar biasa, maa syaa Allah... Karena, Bumbu Ireng Yu San memang beda dengan bumbu-bumbu lainnya, terbuat dari berbagai macam rempah pilihan yang memadukan rasa gurih, asin dan manis, asli produk SL Corp Indonesia. Praktis, hemat, mudah dibawa dan bisa langsung disantap. Mau dimakan untuk nasi, mie atau cocolan kerupuk dijamin bikin nagih! Saya pun sudah mencobanya sendiri mengkreasi-kan Bumbu Ireng Yu San Original dengan mie instan goreng. Seperti di video bawah ini:   Dan rasanya, lagi-lagi maa syaa Allah enak bangeeeettt! Bikin nagih dan gak cukup sepiring! Dan berbekal dari beragam testimoni positif dari teman-teman bahwa Bumbu Ireng Yu San kemasan cocok disantap dengan menu apapun, plus saya dan para owner juga sudah menguji dan mencobanya sendiri, maka kami buatlah…

Lebaran Idul Adha Ala TW & SS, Ngapain Aja?

10-11 Dzulhijjah 1441H, alhamdulillahirrabil ‘alamin bersyukur kepada Allah Ta’ala yang masih memberikan nikmat panjang umur dan sehat sehingga saya dan keluarga besar masih bisa merasakan kebahagiaan berlebaran di Hari Raya Idul Adha tahun ini. Lebaran tahun ini sedikit berbeda dengan lebaran-lebaran sebelumnya, karena kita semua masih di tengah pandemi. Namun meski begitu, atas izin Allah Ta’ala, saya dan keluarga masih bisa menjalankan beberapa kegiatan di antaranya; Takbiran dan Shalat Idul Adha Bareng Keluarga Alhamdulillah, dari malam takbiran sampai shalat Idul Adha saya laksanakan di rumah aja bersama keluarga. Hal itu dikarenakan, saya masih berusaha menjaga jarak. Kalau ditanya, ‘Rindu tidak shalat di Masjid?’, Maa Syaa Allah, saya rindu sekali. Semoga ya teman-teman, pandemi ini segera pulih dan kita semua bisa beraktifitas kembali di luar rumah dengan leluasa. Saling Bermaafan Tak hanya momentum Idul Fitri untuk saling bermaafan, Idul Adha pun juga. Bahkan sebenarnya, tak perlu menunggu hari khusus untuk saling meminta maaf dan memaafkan. Setuju, bukan? Namun di keluarga saya telah terbiasa, baik lebaran Idul Fitri maupun Idul Adha kami saling bermaafan. Saya saling bermaafan dengan istri, anak-anak saling bermaafan dengan orang tua, sampai kami dengan mba dan mas yang membantu mengurus rumah. Berkunjung ke Rumah Oma Meski pasukan tak…