LOADING
Teuku Wisnu Banner
Teuku Wisnu Banner
Teuku Wisnu Banner

ARTIKEL TERAKHIR

Image

DI ANTARA WANITA PILIHAN

Sejatinya, kita tidak bisa memilih dari rahim siapa kita dilahirkan. Namun kita punya pilihan untuk memuliakan setiap wanita yang telah memberi makna. Saat belum berumah tangga, memuliakan ibu menjadi kewajiban utama. Memberi cinta kasih, melindungi, menghormati dan patuh kepadanya. Setelah memiliki istri, kewajiban bertambah. Namun tidak mengurangi rasa cinta kepada yang pertama.

Image

ANUGRAH CINTA, ADAM DAN HAWWA

Perjalanan hidup saya sampai saat ini tentu penuh cerita. Bukan skenario sinetron, semuanya jelas apa adanya. Bukan juga perjalanan hidup yang penuh drama, berselimut dengan pencitraan. Alhamdulillah dalam setiap fase hidup yang saya lewati, saya belajar memahami makna. Dulu, saya sering marah jika sesuatu terjadi tidak sesuai dengan yang saya inginkan. Sering juga saya memaksa orang lain untuk mengikuti apa yang saya mau. Sampai akhirnya Allah ketuk pintu hati saya, menyadarkan saya bahwa hi...

Image

TIADA KESAN TANPA KEHADIRANNYA

Anugerah terindah bagi manusia adalah rasa cinta dan saling menyayangi. Sejak dari rahim ibunda, kita dirawat dengan penuh cinta, kasih sayang, walaupun belum tahu rupa kita seperti apa kelak. Sejak menikah dan memiliki anak, saya jadi memahami makna anugerah ini. Cinta kepada pasangan bisa luntur, memudar, bahkan hilang. Namun cinta kepada anak senantiasa ada bahkan semakin bertambah.

Image

RASA CINTA YANG TERBAGI

Sejak menikah, saya belajar memahami perasaan wanita. Seseorang yang atas izin-Nya terpilih untuk menemani jalan hidup, bersama sampai akhir masa dan berikhtiar agar bisa mencapai surga. Memahami seorang wanita tentu tidak mudah. Beda karakter, sama-sama belum berpengalaman tentu membuat kehidupan pernikahan menjadi penuh warna. Menikah bukan hanya untuk bersenang-senang, namun juga harus siap untuk menghadapi setiap tantangan.

Image

BERSIAP DIRI MENINGGALKANNYA

Setiap awal pasti ada akhir, setiap pertemuan juga akan ada perpisahan. Kapan waktunya kita tak pernah mampu menduga, karena semua catatan kejadian hanya Allah yang memegang kuasa. Namun kita sering sekali tidak pernah siap atas perpisahan yang akan terjadi. Ketika waktunya tiba, membuat jiwa merana dan menyusul hadir penyesalan. Menyesal saat bersama malah disia-siakan. Saat dekat malah menunda kebersamaan. Dan saat ada malah diabaikan.

Image

MAAFKAN, SAYA TELAH MENCINTAINYA

Ketika saya memilih wanita yang saat ini menjadi pasangan hidup, apakah karena cinta? Tentu saya mencintainya, mengaguminya dan mendambakannya untuk menjadi ibu dari anak-anak saya.

Image

Bahagianya Saat Ia Tiba

Terasa cepat waktu berlalu, 10 hari lebih sudah Ramadhan hadir menemani. Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan, nikmat sehat untuk menuai ketaatan di bulan suci ini. Bagi kita yang menginginkan kebaikan, mari manfaatkan bulan ini dengan memperbanyak ketaatan. Bulan Ramadhan bulan mulia, banyak berkah tercurah, optimalkan segala ibadah.

Image

Bersiap Menerima yang Kedua

Kehadiran sesuatu yang baru pasti membuat kita bersemangat & sangat antusias. Termasuk saya saat menanti kelahiran anak kedua ini. Antusias karena Allah kembali memberi kepercayaan kepada kami, memberi anugerah yang tak terhingga nilainya. Membuat saya dan istri bersemangat karena akan hadir anggota keluarga baru, membuat suasana rumah jadi tambah ramai. Dan yang membuat penasaran juga bagaimana reaksi Adam nanti melihat adeknya lahir.

Image

Cerita Kita Berbeda

Salah satu tanda lemahnya manusia adalah suka membanding-bandingkan keadaan dirinya dengan orang lain. Selalu menganggap hidup orang lain lebih mudah, padahal mungkin saja dia tidak mengeluh dihadapan orang lain dan lebih suka menyembunyikan kesedihannya.

View more posts